Mengenal Label Gizi Depan Kemasan 2026 untuk Memilih Minuman yang Lebih Sehat

Memilih minuman kemasan kini dapat dilakukan dengan lebih cermat berkat hadirnya informasi gizi yang semakin mudah dikenali pada bagian depan kemasan. Pada 2026, BPOM memperkenalkan sistem Nutri-Level melalui Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2026 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. Sistem ini membantu konsumen memahami gambaran kandungan gula, garam atau natrium, serta lemak total tanpa harus langsung membaca seluruh tabel gizi. Bagi masyarakat yang ingin menjaga KESEHATAN, memahami fungsi label tersebut dapat menjadi langkah sederhana untuk membandingkan minuman dan menyesuaikannya dengan kebutuhan konsumsi sehari-hari.
Mengenal Nutri-Level pada Label Gizi Depan Kemasan
Sistem Nutri-Level menjadi pelabelan gizi pada bagian depan kemasan untuk memudahkan konsumen memperoleh gambaran cepat mengenai tingkat gula, garam dalam bentuk natrium, dan lemak total pada pangan olahan. Penilaian Nutri-Level disajikan melalui empat kategori, yaitu level A hingga D. Kategori A menggunakan warna hijau yang lebih gelap dan menunjukkan kandungan GGL yang lebih rendah, sedangkan kategori B menggunakan warna hijau muda dan menunjukkan profil gula, garam, dan lemak yang masih rendah.
Sementara itu, level C ditandai menggunakan warna kuning dan memberikan tanda agar konsumen lebih memperhatikan jumlah konsumsi. Adapun level D memakai warna merah sebagai identitas dan menunjukkan konsumsi perlu lebih dibatasi. Klasifikasi tersebut bukan pengganti tabel Informasi Nilai Gizi secara lengkap, melainkan membantu konsumen melakukan penyaringan awal. Karena itu, label depan tetap perlu dilengkapi dengan pembacaan tabel gizi.
Pentingnya Memeriksa Gula, Natrium, dan Lemak pada Minuman
GGL atau gula, garam, serta lemak merupakan komponen yang perlu diperhatikan dalam pangan olahan, terutama karena jumlahnya dapat terakumulasi dari berbagai produk. Dalam minuman siap konsumsi, kandungan gula dapat menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Sementara itu, garam dalam bentuk natrium dapat terdapat pada beberapa jenis minuman. Mencermati keterangan pada kemasan membantu konsumen memahami apa yang mereka konsumsi.
Untuk mendukung kebiasaan yang lebih sehat, porsi yang diminum perlu tetap diperhatikan. Sebuah minuman mungkin terlihat memiliki kandungan tertentu yang rendah per sajian, tetapi jumlah yang masuk ke tubuh dapat meningkat jika beberapa sajian dikonsumsi sekaligus. Karena itu, informasi pada bagian depan kemasan dapat dijadikan langkah pertama, kemudian diikuti dengan melihat tabel Informasi Nilai Gizi secara lengkap.
Cara Membaca Level A hingga D dengan Lebih Tepat
Ketika membandingkan dua atau lebih minuman, huruf dan warna Nutri-Level dapat membantu proses penyaringan awal. Produk dengan level A atau B menunjukkan kandungan gula, natrium, dan lemak yang lebih rendah dalam sistem tersebut. Namun, kategori yang lebih baik bukan berarti jumlah konsumsinya tidak perlu diperhatikan. Kondisi dan kebutuhan konsumsi dapat berbeda antarpersona, sehingga porsi konsumsi tetap menjadi pertimbangan.
Untuk kategori berikutnya, pilihan yang berada pada kategori C atau D tidak selalu berarti harus sepenuhnya dihindari. Penanda tersebut berfungsi membantu konsumen mengatur pilihan dan jumlah konsumsi. Apabila minuman olahan menjadi bagian rutin dari pola makan, menggunakan Nutri-Level dapat membantu menyeleksi produk yang lebih sejalan dengan kebutuhan. Pendekatan ini akan lebih berguna jika diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari.
Gunakan Nutri-Level Bersama Tabel Gizi dan Komposisi
Sistem penilaian di bagian depan membuat pembacaan lebih cepat, tetapi konsumen tetap perlu melihat tabel Informasi Nilai Gizi. Di bagian keterangan gizi, konsumen dapat mengetahui takaran saji, jumlah sajian per kemasan, energi, dan berbagai zat gizi. Jumlah per sajian menjadi dasar penting dalam membaca angka gizi, karena kandungan zat gizi harus dibaca sesuai takaran yang dinyatakan. Jika satu kemasan berisi lebih dari satu sajian, asupan sebenarnya dapat meningkat ketika seluruh kemasan diminum.
Komposisi bahan tetap perlu dibaca. Bagian ini membantu konsumen mengetahui bahan yang digunakan. Klaim seperti tinggi vitamin, rendah lemak, atau sumber zat gizi tertentu sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar memilih. Pernyataan mengenai satu nutrisi tertentu belum tentu mewakili seluruh profil gizi. Oleh sebab itu, baca label secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan.
Cara Sederhana Menentukan Pilihan Minuman di Rak Belanja
Ketika memilih produk di rak belanja, mulailah dengan melihat kategori Nutri-Level. Setelah itu, pilih beberapa produk dalam kategori minuman yang sama untuk dibandingkan. Menyamakan produk dari kategori yang tidak sejenis dapat membuat interpretasi menjadi kurang relevan. Dalam praktiknya, perbandingan antarpilihan yang fungsinya sama lebih mudah dilakukan.
Setelah penyaringan awal, cermati kadar gula sesuai ukuran sajian, angka natrium, jumlah energi, dan berapa kali sajian terdapat dalam satu kemasan. Jika botol berisi dua sajian tetapi Anda biasanya menghabiskannya sekaligus, hitunglah asupan berdasarkan jumlah yang benar-benar diminum. Dengan cara membaca yang lebih teliti, label gizi menjadi alat yang benar-benar berguna.
Menggunakan Informasi Kemasan untuk Mendukung Pilihan yang Lebih Sehat
Nutri-Level dapat memberikan manfaat yang lebih nyata jika dibiasakan setiap kali memilih produk. Tidak semua informasi perlu dihafalkan untuk membangun kebiasaan belanja yang lebih terarah. Cukup biasakan diri melihat level, ukuran sajian, gula, natrium, dan informasi penting lainnya. Seiring waktu, kebiasaan membaca label akan terasa semakin mudah.
Pilihan minuman juga sebaiknya dilihat sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan. Satu produk tidak menentukan seluruh kualitas pola makan. Namun, kebiasaan memilih dengan lebih sadar dapat membantu membentuk pola konsumsi yang lebih terarah. Dengan demikian, informasi pada kemasan dapat dimanfaatkan sebagai dasar keputusan tanpa menggantikan kebutuhan untuk memperhatikan keseimbangan pola makan.
Kesimpulan: Memanfaatkan Label Gizi untuk Pilihan Minuman yang Lebih Bijak
Penerapan Nutri-Level pada 2026 membantu konsumen mengenali gula, garam, dan lemak secara lebih cepat. Level yang dibedakan melalui huruf dan warna dapat mendukung keputusan pembelian yang lebih terinformasi. Namun, label tersebut tetap sebaiknya dibaca bersama Informasi Nilai Gizi agar keputusan konsumsi tidak hanya berdasarkan satu indikator.
Membangun kebiasaan memeriksa informasi kemasan merupakan langkah sederhana dalam menjaga KESEHATAN. Jika kebiasaan tersebut diterapkan secara konsisten, proses memilih minuman dapat menjadi semakin cepat dan terarah. Ceritakan pendapat Anda mengenai kebiasaan membaca label gizi sebelum membeli.








